Tempatkan model pada hasil ukur
Gunakan poligon batas bidang, kontur / DTM, elevasi jalan, aliran air, dan hasil penyelidikan tanah. Model memakai platform datar asumsi; kondisi lereng, galian-timbunan, dan penahan tanah belum ditetapkan.
Paket presentasi IPRO yang menggabungkan rencana pabrik, desain visual, anggaran investasi, bukti sumber benih, dan jadwal penyusunan kajian.
Kebun sendiri menopang pasokan masyarakat, tidak diasumsikan menggantikan pembelian daun dari petani. Skema ini merupakan alokasi rencana yang masih menunggu verifikasi bidang dan tata ruang.
Pilihan produk akhir belum ditetapkan sampai verifikasi pasar, teknologi, pasokan, dan kelayakan finansial.
Proposal, kontrak, RAB konseptual, pemeriksaan kebun benih
Visual massa bangunan dan papan arsitektur konsep
Bidang, pemegang hak, koordinat, musyawarah dan nilai tanah
Perlu harga jual, rendemen, kapasitas pasok, CAPEX final, OPEX
Satu model ukuran untuk melihat kawasan, ruang produksi, bentuk bangunan, dan gambar arsitektur. Putar model 3D, buka atap, lalu periksa setiap lembar gambar hingga detailnya terbaca.
Sepuluh bangunan, sistem portal, dan enam zona proses menggunakan geometri yang sama dengan gambar rencana.
Pra-desain untuk koordinasi. Geometri 300 × 300 m merupakan diagram alokasi 9 ha; belum mengikuti survei batas atau kontur drone. Profil struktur, pondasi, utilitas, dan ukuran alat belum dihitung untuk konstruksi.
Atap pelana, rangka portal, bukaan servis, selubung metal, dan apron bongkar muat memperjelas karakter pabrik. Kantor, laboratorium, dan fasilitas staf menjadi bangunan pendukung yang terpisah.
Render ini menjelaskan suasana dan material. Letak gerbang, parkir, dan sebagian elemen dapat berbeda dari model; ukuran serta penempatan terukur mengacu pada model 3D dan gambar Rev A.
Klik lembar untuk memperbesar. Gunakan zoom atau unduh SVG vektor untuk membaca seluruh ukuran.
Skala tercantum per lembar dan berlaku pada cetak A3 100%. Tampilan di layar mengikuti tingkat zoom. Struktur, utilitas, serta detail sambungan adalah konsep koordinasi; ukuran elemen teknik belum dihitung.
Ukuran luar bangunan pada model, denah, dan tabel berasal dari data desain yang sama.
| Bangunan | Ukuran luar | Lantai | Luas lantai |
|---|---|---|---|
| Total luas lantai | 3.432 m² | ||
Luas adalah luas kotor berdasarkan ukuran luar model, bukan luas bersih ruangan. Jalan, apron, area IPAL, reservoir, lanskap, dan kebun dihitung terpisah. Nilai RAB dashboard sebelumnya belum dihitung ulang dari kuantitas desain revisi ini.
Basis proses: gambir cetak / ekstrak kering, dengan kapasitas masukan rencana 10 ton daun segar per hari. Penempatan mesin dan ruang bebas perawatan perlu dikonfirmasi melalui daftar mesin serta neraca massa. Spray dryer dan katekin murni merupakan alternatif pengembangan tersendiri.
Bagian berikut menentukan apakah bentuk ini sesuai dengan lahan dan proses yang akan dibangun.
Gunakan poligon batas bidang, kontur / DTM, elevasi jalan, aliran air, dan hasil penyelidikan tanah. Model memakai platform datar asumsi; kondisi lereng, galian-timbunan, dan penahan tanah belum ditetapkan.
Finalkan mesin serta kebutuhan energi dan air; hitung rangka, pondasi, lantai, drainase, proteksi kebakaran, dan pengolahan limbah. Bentang portal 24 m serta modul 6 m merupakan usulan arsitektur; profil baja dan sambungan menunggu perhitungan.
Arsitek dan insinyur perlu mengoordinasikan gambar kerja, spesifikasi, pemeriksaan tata ruang, kebutuhan PBG, dan RAB berbasis kuantitas. Uji manuver kendaraan dan rencana evakuasi mengikuti kendaraan, okupansi, serta risiko proses yang dipilih.
Rujukan tersebut menjadi acuan pengembangan, bukan pernyataan bahwa model ini sudah memenuhi semua persyaratan atau sudah mendapat persetujuan bangunan.
Alur proses adalah alternatif kajian. Parameter produksi akhir harus mengikuti hasil uji bahan baku, mesin, pasar, dan lingkungan.
Konsep lahan baru: 9 ha kawasan, terdiri atas 2 ha pabrik dan 7 ha kebun cadangan internal. Kebutuhan budidaya pemasok masyarakat dalam proposal (±250–500 ha) tetap terpisah dan perlu verifikasi produksi.
Bagian uraian tenaga ahli memuat ±1 ton/hari, pabrik 0,5–1 ha, budidaya 150–250 ha. Proposal memakai baseline bagian lingkup pekerjaan.
Perlu keputusan PPK dan tim teknisPemilihan belum final; didasarkan pada analisis pasar, teknologi, biaya, dan risiko.
Model 59 pos: pengelolaan 9 ha lahan, pengembangan kebun 7 ha, pabrik 2 ha, studi teknis, gedung, mesin, utilitas, cadangan dan pajak indikatif.
—
| IKK Pakpak Bharat, BPS 2025 | 97,80 |
| IKK Medan, BPS 2025 | 93,52 |
| Rasio indikatif pekerjaan sipil | 1,0458 × |
| Faktor sipil efektif skenario | — |
| Kode | Komponen | Uraian pekerjaan | Volume | Harga acuan | Harga simulasi | Jumlah (Rp) |
|---|
Rencana kawasan 9 ha: 2 ha fasilitas industri dan 7 ha kebun gambir cadangan. Informasi luas ini berasal dari pembaruan rencana proyek, belum dari peta ukur atau dokumen hak.
Diagram proporsi luas, bukan peta persil atau denah berskala. Luas dapat diatur pada menu RAB investasi.
Kebun internal menjadi sumber tambahan ketika pasokan petani terganggu. Perhitungan ini menggunakan daun segar, bukan produksi benih dan bukan produksi getah kering.
Nilai dalam Rp miliar, kompensasi saja, belum termasuk administrasi, tanaman, pajak atau biaya lainnya.
| Asumsi harga | 2 ha pabrik | 7 ha kebun | 9 ha total |
|---|
Memerlukan bukti kewenangan pemegang hak, proses legal dan persetujuan yang sah
Perjanjian jangka waktu, kontribusi, akses dan pembagian risiko
Uji manfaat lokal, kompensasi, konsultasi dan pengaduan
Lihat konteks wilayah, titik lokasi yang Anda kirim, dan susun garis batas lahan dari data ukur.
Target alokasi mengikuti model awal: tapak 9 ha, pabrik 2 ha, perkebunan 7 ha. Menggambar di sini tidak mengubah perhitungan keuangan.
Pilih kategori lalu gambar titik-titik batas; klik titik pertama untuk menutup bidang. Gunakan ikon pensil dan tempat sampah pada peta untuk mengubah atau menghapus. Hasil gambar manual selalu berstatus draf.
Target luas 9 ha saja belum menentukan bentuk dan letak batas. Belum ada bidang yang ditempatkan otomatis pada peta.
| Bidang | Kategori | Luas perkiraan | Sumber | Aksi |
|---|
Titik Google Maps dari pengguna ↗
Folder rekaman drone pengguna ↗
Rekaman video dan jejak penerbangan membantu memeriksa lokasi. Poligon persil memerlukan data batas yang dapat dirujukkan ke koordinat.
BIG · Kabupaten/kota, September 2023 ↗
BIG · Referensi nama desa, Semester I 2025 ↗
Garis ungu menunjukkan konteks wilayah kabupaten. Garis ini bukan batas lahan 9 ha. Draf pengguna tetap terpisah dari layer administrasi.
Data pemeriksaan lapangan tanggal 19–22 Oktober 2026 di Majanggut-1, Kecamatan Kerajaan, Kabupaten Pakpak Bharat.
| Pemilik kebun | Marief Solin |
| Varietas | Brakrak Pakpak |
| Lokasi | Majanggut-1, Kerajaan, Pakpak Bharat |
| Tanggal pemeriksaan | 19–22 Oktober 2026 |
| Umur tanaman | 20 tahun (tahun tanam 2006) |
| Kemurnian varietas | 85% |
| Hasil rekomendasi | Layak diusulkan sebagai kebun sumber benih |
Asumsi pembibitan dapat diuji untuk presentasi. Tidak mengubah angka pasokan daun maupun RAB pabrik.
Sumber: laporan pemeriksaan, halaman 6.
Sumber: laporan pemeriksaan, halaman 5. Klik untuk melihat tabel asli.
Proposal meminta studi pasar, NPV, IRR dan payback period. Data pendapatan dan biaya operasional terverifikasi belum terlampir.
Mutu ekstrak, kadar air, kemasan, harga dan persyaratan pembeli
Identitas calon pembeli, volume, term pembayaran dan bukti minat
Harga bahan baku, biaya pengumpulan dan jalur distribusi
Sumber: Proposal IPRO Bab IV–V, bagian model bisnis dan strategi penawaran.
Isi rendemen dan harga berdasarkan hasil uji atau penawaran. Kolom kosong menandakan data belum ada. Hasilnya hanya selisih pendapatan dan biaya yang diinput, bukan NPV, IRR, atau studi kelayakan lengkap.
Katalog berbasis kajian jurnal yang dikirim pengguna. Prioritas fase berikut merupakan usulan penyaringan awal, bukan jaminan pasar atau teknologi siap komersial.
Mulai dengan ekstrak gambir terstandar / fraksi kaya tanin yang dapat diuji kepada pembeli industri. Kembangkan produk konsumen dan pemanfaatan residu melalui pilot kecil atau mitra maklon. Pemurnian katekin berkadar tinggi memerlukan studi proses, penawaran mesin, dan offtaker tersendiri. Nilai investasi lini tambahan belum termasuk dalam RAB dasar.
Ekstrak standar / tanin teknis sebagai produk jangkar. Uji pembeli untuk penyamakan kulit, lalu pilot teh, sabun, dan pewarna tekstil dari hasil samping. Prioritaskan volume dan spesifikasi sebelum membeli mesin tambahan.
Pilot katekin terpurifikasi, tinta, perawatan mulut, masker, kopi dan perekat papan. Butuh mitra offtaker atau maklon, pengujian produk, dan biaya proses spesifik.
Kemasan aktif, bahan pengawet khusus, nanoemulsi, farmasi, pelumas, membran dan toner. Belum layak dipakai sebagai dasar pendapatan utama proyek tanpa pengujian lanjutan.
Universitas Andalas melaporkan sekitar satu juta botol tinta pemilu berbasis gambir telah didistribusikan pada Pemilu 2024. Ini menjadi contoh penggunaan nyata, tetapi bukan kontrak pembelian untuk pabrik Pakpak Bharat.
Sumber: Universitas Andalas, 27 Agustus 2024.
Produk inti B2B yang paling selaras dengan rancangan proses awal. Perlu kadar katekin/tanin, kadar air, volume pembeli dan spesifikasi mutu.
Uji material bersama industri kulit sebagai calon pengguna ekstrak. Belum ada offtaker yang terkonfirmasi.
Pilot bersama UMKM / maklon untuk demonstrasi nilai tambah daerah. Perlu uji mutu, izin dan evaluasi penerimaan.
Pilot pemanfaatan hasil samping. Neraca air/limbah, mutu warna dan biaya recovery wajib diuji.
Pilih produk untuk melihat bukti dan pekerjaan uji lanjut. Daftar dapat difilter atau diekspor.
| Wilayah | Luas (ha) | Produksi gambir kering (ton) |
|---|---|---|
| Indonesia | 33.164 | 30.680 |
| Sumatera Barat | 28.864 | 26.912 |
| Sumatera Utara | 1.792 | 2.244 |
| Pakpak Bharat | 1.241 | 1.538 |
Ditjen Perkebunan, Statistik Perkebunan Jilid 2 2024–2026, angka tetap 2024. Wilayah kabupaten termasuk provinsi, tidak dijumlahkan. Buka publikasi.
Dasar: proposal IPRO, laporan kebun Marief Solin dan kajian produk turunan yang dilampirkan.
Transkripsi kajian sumber yang disertakan pada dashboard. Tautan DOI setiap produk juga tersedia di katalog.
Matriks tindak lanjut berbasis proposal. Status menunjukkan bukti yang tersedia dalam bahan, bukan kemajuan perizinan aktual.
Batas, kesepakatan hak ulayat, kewenangan pihak dan dokumen pertanahan
RTRW/RDTR, KKPR, area lindung, infrastruktur dan akses jalan
KBLI dan perizinan berusaha berbasis risiko sesuai kegiatan terpilih
Penapisan kebutuhan UKL-UPL/AMDAL dan rancangan IPAL
DED, investigasi tanah, PBG, standar K3 dan kelayakan bangunan
Belum adanya konfirmasi pasokan daun, harga pembelian hasil, kepastian lokasi, penawaran teknologi, perizinan dan harga tanah dapat mengubah kapasitas optimum serta nilai CAPEX/OPEX secara material.
58 hari kalender, 8 minggu 2 hari. Ini adalah jadwal target sesuai proposal revisi, bukan laporan progres aktual.
10–11 Desember 2026: pemeriksaan akhir dan serah terima (BAST).
| Tanggal penandatanganan | 15 Oktober 2026 |
| Akhir pekerjaan | 11 Desember 2026 |
| Nilai kontrak penyusunan IPRO | Rp90.000.000 |
| Pemberi tugas | Bappelitbangda Kabupaten Pakpak Bharat |
| Pelaksana | Fakultas Vokasi USU |
| Pembayaran dalam SSKK | 100% setelah syarat penyerahan |
Klausul pembayaran SSKK menyebut "Forum Konsultasi Publik I dan II Rancangan Awal", sementara objek pekerjaan kontrak adalah IPRO gambir. Redaksi ini tampak tidak selaras dan perlu klarifikasi tertulis dengan PPK sebelum dijadikan tolok ukur pembayaran.
Anggaran pemerintah Rp90 juta untuk jasa penyusunan IPRO tidak sama dengan kebutuhan pembangunan pabrik puluhan miliar.
| Komponen | Biaya |
|---|---|
| Tenaga ahli (115 OH) | Rp57.250.000 |
| Tenaga pendukung (35 OH + administrasi) | Rp9.000.000 |
| Perjalanan dinas | Rp8.000.000 |
| ATK dan penggandaan | Rp750.000 |
| Produksi video IPRO | Rp15.000.000 |
| Total anggaran jasa | Rp90.000.000 |
| Personel | OH | Biaya | Fokus |
|---|---|---|---|
| Team Leader | 30 | Rp18.000.000 | Strategi dan integrasi IPRO |
| Ahli Agribisnis | 20 | Rp10.000.000 | Pasokan dan kemitraan petani |
| Ahli Industri | 20 | Rp10.000.000 | Teknologi, mesin dan layout |
| Ahli Tata Ruang | 15 | Rp6.750.000 | GIS dan kesesuaian lahan |
| Ahli Finansial | 20 | Rp9.000.000 | NPV, IRR, sensitivitas |
| Ahli Lingkungan | 10 | Rp3.500.000 | ESG, limbah dan mitigasi |
Semua dokumen sumber yang tersedia pada percakapan ini dimasukkan ke dalam satu dashboard. Berkas dapat Anda buka atau unduh tanpa koneksi internet.
Perspektif realistis, konseptual.
Denah, tampak, potongan ilustratif.
Indikasi lokasi fungsi, bukan hasil survei.